Anjuran untuk banyak minum air putih bukan sekadar nasihat lama tanpa dasar. Air membantu ginjal melakukan tugasnya sebagai penyaring. Dengan asupan cairan yang cukup, ginjal dapat mengalirkan sisa metabolisme melalui urin dengan lebih efektif, sehingga risiko terbentuknya kristal dan batu ginjal dapat berkurang.
Kurang minum dapat membuat urin menjadi lebih pekat. Dalam jangka panjang, kondisi ini mendorong terbentuknya endapan mineral yang bisa berkembang menjadi batu ginjal. Selain menimbulkan nyeri hebat, batu ginjal juga dapat mengganggu aliran urin dan memicu infeksi. Pada beberapa orang, kecenderungan ini diperberat oleh pola makan tinggi garam atau protein hewani.
Kebutuhan cairan setiap orang memang berbeda, dipengaruhi oleh aktivitas, suhu lingkungan, dan kondisi kesehatan. Namun, menjadikan air putih sebagai minuman utama sepanjang hari adalah kebiasaan sederhana yang sangat membantu kerja ginjal. Mengurangi minuman manis dan bersoda juga memberi ruang lebih besar bagi ginjal untuk bekerja tanpa beban tambahan.